cerita nenek

Seorang teman pernah datang ke rumah Bunga. Kita sebut saja namanya Ade.

Ade: “Bunga, itu siapa?” tanya Ade sambil menunjuk ke arah luar. Ada seorang nenek duduk di bangku. Melihat luar, orang lalu lalang, atau melamun saja.

Bunga: “Oh, itu nenek sihir,” jawabnya tak acuh.

Ade: “Bukannya itu nenek kamu?”

Bunga: “Bukan, dia bukan nenekku. Nenekku baik dan rajin sholat. Beliau selalu ramah dan rajin mengaji. Tapi beliau sudah meninggal.”

Ade: “Tapi, dia mirip sekali dengan ibumu,”  masih tak percaya.

Bunga: “Muka boleh saja mirip. Tapi hati dan sifatnya tidak. Coba kau lihat, apa aku mirip dia?”

Ade: mengamati muka Bunga seksama dan dalam, “Tidak.”

Bunga berdoa dalam hati semoga Ibunya dan dirinya tidak menjadi nenek sihir saat mereka menjadi tua nanti.

Advertisements