Seleksi Alam

Mungkin saya harus belajar untuk merelakan. Karena kedua tangan saya tidak bisa mengubah hukum alam. Mungkin memang begitu jalannya.

Meski saya sudah berusaha menyelamatkan hidup mereka, pada akhirnya hanya sebagian atau hanya satu-dua yang bisa bertahan hidup. Ya, karena ini seleksi alam.

Saya harus belajar merelakan kecebong-kecebong di kolam yang mati karena kekeringan. Merelakan dan ikhlas jika perjuangan saya menyelamatkan hidup mereka dengan menaruh di gelas aqua plastik tidak berhasil karena entah dibuang kemana dan oleh siapa.

Akhirnya, mengutip kata-kata Darwin,

Hanya yang kuat yang bertahan

Ya, karena ini seleksi alam. Inilah hidup.
Dan saya harus merelakan kecebong-kecebong saya pergi…
seperti saya merelakannya…

spirit of jealousy,
December 1, 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s